8 Penyebab Sakit Pinggang Bagian Belakang

8 Penyebab Sakit Pinggang yang Tidak Boleh Diabaikan

Penyebab sakit pinggang – Sakit atau nyeri pinggang pada umumnya dapat muncul secara tiba-tiba, entah itu akibat kecelakaan atau mungkin muncul perlahan seiring bertambahnya usia.

Tak hanya orang tua, sekitar 80% orang dewasa pun mungkin pernah mengalami nyeri pinggang dalam hidupnya.

Penyebab Sakit Pinggang

Intensitas nyeri pada setiap orang biasanya berbeda-beda. Sebagian besar bersifat akut atau jangka pendek, rasa sakitnya cenderung akan hilang dengan sendirinya tanpa meninggalkan bekas, baik secara fisik atau fungsional.

Tetapi ada sekitar 20% orang yang pernah mengalami nyeri pinggang akut berlanjut menjadi kronis dengan gejala yang menetap hingga satu tahun lamanya.

Pada beberapa kasus, sakit pinggang kronis bisa disembuhkan. Tetapi pada beberapa kasus lainnya, nyeri akan tetap ada meskipun telah dilakukan terapi atau tindakan operasi sehingga Anda perlu mencari cara mengobati sakit pinggang lain yang benar-benar efektif.

Inilah 8 Penyebab Sakit Pinggang yang Seringkali Diabaikan

Saat menjalankan aktivitas sehari-hari, tak jarang seseorang mengalami gangguan kesehatan pada bagian pinggang. Salah satu yang paling sering terjadi adalah sakit pinggang bagian belakang.

Kondisi ini umumnya muncul setelah Anda terlalu lama duduk, berdiri, hingga mengangkat benda-benda berat.

Disamping itu, aktivitas seperti salah posisi tidur, kasur terlalu keras, salah bantal, kegemukan, hingga tegangnya otot, juga bisa menjadi faktor penyebab sakit pinggang yang mungkin seringkali diabaikan.

Ada juga beberapa penyebab mekanis yang dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit pinggang. Beberapa di antaranya meliputi:

  1. Penipisan diskus intervertebralis

Memungkinkan gerakan tulang belakang yang lebih bebas. Jika menipis, tulang belakang akan kehilangan bantalan, sehingga pinggang akan terasa sakit bila bergerak.

2. Pergeseran ruas tulang belakang

Suatu kondisi di mana posisi dari salah satu atau beberapa ruas tulang belakang bergeser dari posisi seharusnya (tidak sejajar dengan ruas di atasnya) sehingga menekan serabut saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang.

3. Sciatica

Sakit pinggang yang Anda alami juga mungkin bisa terjadi karena adanya sciatica, yakni bentuk radikulopati yang terjadi pada serabut saraf sciatica berupa serabut saraf besar yang berjalan mulai dari pantat hingga kaki bagian belakang.

Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri seperti terbakar pada pinggang yang menjalar ke pantat dan kak di satu sisi.

Pada kasus yang lebih berat, gejala yang timbul tidak hanya rasa nyeri, tetapi juga bisa disertai dengan rasa kebas dan kelumpuhan pada salah satu kaki.

4. Robeknya ligamen, tendon atau otot

Hal ini bisa terjadi karena gerakan mengangkat barang dengan posisi yang tidak tepat, olahraga (terutama latihan peregangan) berlebihan, serta mengangkat barang terlalu berat melebihi kemampuan diri sendiri.

Gerakan-gerakan tersebut bisa menyebabkan otot-otot punggung menjadi tegang, sehingga pinggang pun akan terasa sakit.

5. Ruptur atau hernia diskus invertebralis

Suatu kondisi yang disebabkaan oleh penekanan, cedera atau peradangan pada serabut saraf yang keluar dari tulang belakang.

Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit di bagian pinggang, kebas dan bahkan kesemutan yang menjalar ke bagian tubuh yang disarafi oleh serabut saraf.

6. Stenosis spinalis

Merupakan penyempitan pada saluran sumsum tulang belakang yang mengakibatkan penekanan serabut saraf yang ada di dalamnya, sehingga memicu rasa sakit di bagian pinggang.

7. Cedera

Cedera seperti akibat kecelakaan saat berkendara, jatuh dari tempat tinggi, atau saat olahraga, dapat mengenai hampir semua struktur yang ada di pinggang, sehingga memicu gejala yang bervariasi. Mulai dari sakit pinggang yang paling ringan, hingga sakit pinggang yang paling berat.

8. Penyebab sakit pinggang lainnya – Karena adanya kelainan tulang meliputi skoliosis, lordosis, dan kelainan bawaan dari lahir.

Penyebab sakit pinggang serius lainnya, meskipun jarang, di antaranya karena infeksi, tumor, sindrom kauda ekuina, batu ginjal dan aneurisma aorta.

Faktor lain yang juga dapat memicu munculnya sakit di bagian pinggang, di antaranya : osteoporosis, peradangan sendi (artritis), fibromialgia, serta endometriosis.

Untuk mengetahui penyebab sakit pinggang yang Anda alami sebenarnya, baiknya segera hubungi dokter.

Pencegahan dan Pengobatan Sakit Pinggang
  • Selain mengobati, sakit pinggang juga bisa dicegah mulai dari sekarang, dengan:
  • Tidak duduk terlalu lama. Usahakan berdiri jika sudah duduk selama 20-30 menit.
  • Lakukan gerakan stir the pots untuk memperkuat otot perut dan mencegah sakit pinggang.
  • Saat akan mengambil barang yang terletak di lantai, jangan membungkuk, baiknya berjongkok, lalu angkat barang dengan menggunakan otot pinggang, bukan dengan lutut.
  • Sering-seringlah berjalan kaki untuk membantu meredakan nyeri otot pinggang.

Sakit pinggang kebanyakan memang akan hilang dengan sendirinya dalam 2-4 minggu.

Terapi fisik pereda nyeri juga dapat membantu mempercepat hilangnya rasa nyeri. Akan tetapi jika saat ini Anda benar-benar mengalami sakit pinggang yang tak tertahankan, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan dan tindakan yang tepat.

Obat Herbal Radang Sendi
Obat Herbal Radang Sendi

Nah, itulah 8+ penyebab sakit pinggang belakang yang tidak boleh diabaikan. Semoga informasi singkat dan sederhana ini menambah wawasan Anda perihal sakit pinggang dan tidak mengulangi lagi hal-hal yang dapat menyebabkan nyeri pinggang kambuh.

Sumber materi:

www.halodoc.com/kesehatan/sakit-pinggang – doktersehat.com/inilah-beberapa-fakta-tentang-nyeri-pinggang/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*