Ciri dan Gejala Radang Sendi

5 Ciri dan Gejala Radang Sendi yang Tidak Boleh Diabaikan

Ciri dan gejala radang sendi – Radang sendi atau dalam istilah medis disebut dengan osteoarthritis ini pada umumnya memang kondisi yang sering dialami banyak orang.

Terutama pada mereka, orang dengan usia lanjut atau memiliki aktivitas yang cukup banyak dan berat.

Meskipun begitu, tak menutup kemungkinan jika radang sendi dapat terjadi pada usia muda karena beberapa faktor penyebab radang sendi seperti genetik, infeksi, kelebihan berat badan atau karena adanya cedera lutut.

Ciri dan Gejala Radang Sendi

Ciri dan Gejala Paling Umum Radang Sendi

Sebenarnya tanda dan gejala radang sendi pada setiap orang bisa berbeda-beda, bergantung pada jenis radang sendi mana yang mengalaminya.

Tetapi secara umum, gejala radang sendi biasanya meliputi:

  1. Kemerahan pada area sendi yang terkena

Pada umumnya, kemerahan yang muncul akibat radang sendi ini terjadi karena adanya pembentukan tulang taji atau cairan ekstra di lutut. Selain kemerahan, kulit di area sendi yang meradang juga akan terasa hangat saat disentuh.

Jika sudah parah, peradangan tidak akan membaik meski sudah dilakukan pengobatan atau obat anti-inflamasi.

2. Sakit di area peradangan yang hilang timbul

Anda kemungkinan akan merasakan sakit hanya saat padi atau setelah Anda selesai melakukan aktivitas yang sudah lama tidak dilakukan.

Bagian sendi mungkin akan terasa nyeri ketika Anda melakukan kegiatan seperti menaiki anak tangga, berdiri dari posisi duduk, berlutut atau bahkan ketika Anda duduk.

Tak jarang, pada beberapa orang yang mengalami radang sendi juga mengatakan sering mengalami nyeri di persendian ketika udara dingin.

3. Terjadi pembengkakan

Gejala awal yang umumnya dialami penderita radang sendi lutut adalah terjadinya pembengkakan.

Pembengkakan ini terjadi ketika lutut tak melakukan aktivitas dalam waktu lama, seperti misalnya setelah bangun tidur.

Jika keluhan ini sudah dirasakan lama, biasanya akan sulit untuk diobati dengan obat antiradang atau obat-obatan yang dijual bebas.

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala yang satu ini.

4. Sendi terasa kaku

Seiring berjalannya waktu, otot-otot di bagian sendi akan semakin melemah dan menyebabkan struktur sendi menjadi tidak stabil.

Sendi juga bisa menempel dan mengunci, sehingga Anda tidak bisa menekuk atau meluruskan lutut.

5. Keterbatasan gerak / penurunan rentang gerak

Saat peradangan sendi semakin memburuk, bagian persendian akan sangat terasa sulit untuk bisa berfungsi secara normal. Sehingga bisa menghambat aktivitas sehari-hari Anda.

Kemungkinan Anda juga bisa mengalami masalah saat berjalan karena lutut tidak bisa menahan beban tubuh yang membuat Anda memerlukan bantuan tongkat atau alat bantu jalan lainnya untuk bisa beraktivitas.

Di samping gejala yang berhubungan langsung dengan persendian, gejala atau tanda radang sendi lain yang biasanya juga timbul seperti flu, termasuk:

  • Demam
  • Kelelahan atau kehilangan energi
  • Kehilangan selera makan
  • Kekakuan otot
  • Menggigil
  • Sakit kepala Ujung-ujung jari terasa nyeri dan seperti dipelintir
  • Pinggul terasa nyeri ketika berdiri atau mulai berjalan setelah duduk dalam waktu lama
  • Bunyi gemeretak atau “krek” saat mencoba menggerakan area sendi

Radang sendi yang masih ringan biasanya dapat diobati dengan obat-obatan pereda nyeri seperti paracetamol.

Penanganan di rumah dengan istirahat, memberi kompres dingin diselingi kompres hangat pada area sendi yang nyeri, dan menjaga berat badan agar senantiasa ideal juga dapat membantu meringankan gejala.

Tetapi untuk menangani radang sendi yang cukup berat, diperlukan konsultasi ke dokter segera untuk mendapatkan pengobatan radang sendi yang tepat.

Demikianlah informasi seputar ciri dan gejala radang sendi yang harus Anda ketahui dan waspadai jika mengalaminya. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda seputar penyakit yang banyak dialami oleh para orang tua ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*